KARAWANG - Masyarakat Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Mekarasih atas pelaksanaan pembentukan Panitia Pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034 yang dinilai berjalan transparan, terbuka, serta tetap menjaga kondusivitas wilayah.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 19 Juni 2026, tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Acara dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Banyusari, Babinsa dari TNI Angkatan Darat, Ketua BPD definitif, unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda Desa Mekarasih.
Menariknya, dalam formasi panitia pengisian BPD kali ini, turut dilibatkan perwakilan dari masing-masing bakal calon kepala desa.
Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif mengingat Desa Mekarasih juga akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tahun 2026, sehingga diharapkan mampu meminimalisir potensi konflik serta menjaga netralitas panitia.
Salah seorang warga Desa Mekarasih, Irwan, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah desa. Ia menilai pembentukan panitia ini menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah desa dalam menciptakan proses demokrasi yang sehat.
“Sebagai warga, kami melihat proses ini sangat terbuka dan adil. Tidak ada kesan ditutup-tutupi, dan semua unsur dilibatkan. Ini patut diapresiasi karena bisa menjaga suasana desa tetap aman dan kondusif,” ujar Irwan.
Sementara itu, Ketua BPD definitif, H. Abang, menegaskan bahwa pembentukan panitia ini murni untuk kepentingan pengisian anggota BPD, bukan panitia Pilkades.
“Kami tegaskan bahwa ini adalah panitia pengisian BPD, bukan panitia Pilkades. Jadi jangan sampai ada persepsi yang keliru di masyarakat. Fokus kita adalah menyukseskan pemilihan BPD sesuai aturan,” tegasnya.
Sekretaris Kecamatan Banyusari H.Hamjah dalam sambutannya berharap panitia yang telah terbentuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya.
“Kami titip kepada panitia agar pemilihan BPD ini dapat berjalan dengan sukses, jujur, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pj Kepala Desa Mekarasih, Yasser Arafat, menegaskan bahwa pembentukan panitia ini merupakan bukti nyata transparansi pemerintah desa. Ia memastikan tidak ada keberpihakan kepada pihak mana pun.
“Ini adalah bentuk transparansi pemerintah desa. Tidak ada condong ke sana atau ke sini. Saya berharap pemilihan BPD nanti berjalan lancar, kondusif, sukses, dan tanpa ekses,” tegas Yasser.
Ia juga menjelaskan bahwa panitia pengisian BPD terdiri dari 3 orang unsur pemerintah desa dan 8 orang unsur masyarakat. Panitia diminta bekerja secara profesional dan menjaga netralitas.
“Silakan bekerja dengan baik. Jika ada panitia yang tidak bisa bekerja secara profesional atau condong ke salah satu calon, silakan laporkan langsung kepada saya,” tambahnya dengan tegas.
Lebih lanjut, Yasser Arafat menyampaikan bahwa pengisian anggota BPD Desa Mekarasih akan memilih 7 orang anggota, terdiri dari 2 perwakilan perempuan dan 5 perwakilan kedusunan.
Proses pemilihan akan dilakukan secara langsung oleh masyarakat, sehingga partisipasi warga sangat diharapkan.
“Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, silakan. Pendaftaran terbuka untuk siapa saja selama memenuhi persyaratan yang ditentukan,” pungkasnya.
Dengan pembentukan panitia yang transparan dan melibatkan berbagai unsur, masyarakat berharap pemilihan BPD Desa Mekarasih periode 2026–2034 dapat menjadi contoh demokrasi desa yang sehat, jujur, dan berintegritas.
( Irwanto )
