Cikampek_ Ribuan warga Cikampek tumpah ruah ke jalan menyalakan obor pada Rabu malam (17/6/2026). Mereka mengikuti Pawai Obor untuk memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang jatuh pada Kamis, 18 Juni 2026.
Pawai dimulai pukul 19.30 WIB dari Lapangan Alun-alun Cikampek. Rombongan berjalan sejauh 3 km melewati Jl. Raya Cikampek, Pasar Cikampek, Stasiun Cikampek, dan berakhir di Masjid Agung Al-Istiqomah Cikampek.
Peserta terdiri dari santri TPQ, remaja masjid, karang taruna, pelajar, hingga masyarakat umum. Mereka membawa obor bambu sambil melantunkan sholawat, takbir, dan yel-yel "Allahu Akbar".
"Pawai Obor ini bukan sekadar tradisi. Ini cara kami mengingatkan bahwa 1 Muharram adalah momentum hijrah. Dari yang buruk ke yang lebih baik, seperti Rasulullah hijrah dari Makkah ke Madinah," ujar Ustadz Dedi Supriyadi, Ketua Panitia DKM Al-Istiqomah Cikampek.
Menurut panitia, kegiatan ini sudah masuk tahun ke-5 digelar. Tahun ini jumlah peserta mencapai sekitar 2.500 orang, naik dibanding tahun lalu.
Untuk pengamanan, Polsek Cikampek bersama Koramil, Satpol PP, dan Dishub Karawang mengerahkan 50 personel. Arus lalu lintas di Jl. Raya Cikampek dialihkan satu lajur dari pukul 19.00 - 21.30 WIB.
"Kami pastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Obor yang digunakan juga sudah distandarkan, tidak boleh pakai bensin atau bahan mudah meledak," kata Kompol [Nama Kapolsek], Kapolsek Cikampek.
Salah satu peserta, Ahmad Fauzi (15), santri Ponpes Nurul Huda Cikampek, mengaku antusias. "Ikut pawai obor rasanya beda. Merinding dengar sholawat rame-rame. Tahun ini saya niat mau lebih disiplin sholat 5 waktu," katanya.
Camat Cikampek mengapresiasi kegiatan tersebut. "Pemerintah Kecamatan mendukung penuh. Ini kegiatan positif yang menyatukan warga dan memperkuat nilai keislaman," ujarnya.
( Red)
