KARAWANG – Tanda tanya besar muncul di proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN 2026 di SD Negeri Langgensari I, Desa Langgensari, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Proyek senilai Rp772.094.347 ini diduga dikerjakan asal-asalan, dan yang lebih mengejutkan, pengawas serta kepala sekolah kompak lepas tangan.
Berdasarkan papan proyek, ada 5 pekerjaan: rehabilitasi ruang kelas, pembangunan WC baru, rehab WC, pembangunan ruang UKS, dan penataan lingkungan. P2SP menargetkan selesai 120 hari kalender, 13 Juni 2026 sampai 11 Oktober 2026.
Namun di lapangan kondisinya memprihatinkan. Material bangunan seperti batako, pasir, besi beton, dan baja ringan berserakan di area yang masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan ratusan siswa.

Di bagian rehab ruang kelas, struktur baja ringan sudah terpasang. Tapi pondasi dan kolom besi beton terlihat tidak rapi. Bekisting dan adukan cor juga diduga tidak sesuai standar. Sementara pembangunan WC dan UKS baru sebatas beberapa lapis bata.
Kejanggalan makin jelas saat media mencoba konfirmasi. Usman, yang mengaku sebagai pengawas lapangan menjawab via WhatsApp:
Saya cuma ngontrol kondisi pekerjaan di lapangan. Kalau BPK mau informasi datang aja ke kepala sekolah." Ucap nya
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Langgensari I hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi. Pihak sekolah bungkam dan tidak memberikan keterangan terkait progres serta kendala di lapangan.
“Sama-sama pegang tanggung jawab, tapi sama-sama lepas. Lalu siapa yang harus kami tanya? Ini uang 772 juta, bukan uang mainan,” kata salah seorang warga yang geram.

Warga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang dan Direktorat SD Kemendikdasmen untuk segera turun. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja P2SP, keterbukaan RAB, dan audit mutu pekerjaan menjadi tuntutan agar dana APBN tidak mubazir.
“Anak-anak kami berhak dapat sekolah yang aman, layak, dan selesai tepat waktu. Jangan sampai 772 juta ini berakhir jadi bangunan retak,” tegasnya.
(Lili Efendi )


