KARAWANG – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Karawang, Syuhada Wisastra, mengimbau seluruh anggota organisasi untuk terus menjaga marwah pers dengan mengedepankan profesionalisme, independensi, dan etika jurnalistik dalam menjalankan tugas peliputan.
Imbauan tersebut disampaikan menyikapi dinamika yang berkembang terkait kegiatan rilis kasus di lingkungan kepolisian yang belakangan menjadi perhatian sejumlah awak media.
Syuhada menegaskan bahwa wartawan memiliki fungsi penting sebagai penyampai informasi publik dan kontrol sosial, sehingga setiap insan pers harus mampu menjaga integritas profesi di tengah berbagai dinamika di lapangan.
“Wartawan harus tetap profesional, santun dalam menyampaikan kritik, dan mengedepankan etika komunikasi. Pers boleh kritis, tetapi harus tetap elegan dan menjaga marwah profesi,” ujar Syuhada, Jumat (15/5/2026).
Ia mengatakan, perbedaan pandangan terkait teknis pelayanan informasi maupun pola kemitraan media sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan memperuncing situasi di ruang publik.
Menurutnya, insan pers harus mampu memisahkan antara kepentingan jurnalistik dengan urusan bisnis perusahaan media agar independensi pemberitaan tetap terjaga.
“Fungsi utama wartawan adalah menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai publik menilai berita dibuat karena faktor transaksional,” katanya.
Syuhada juga mengingatkan seluruh anggota Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Karawang agar terus berpegang teguh pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik dalam setiap aktivitas jurnalistik.
Dalam keterangannya, Syuhada menilai wartawan harus menjadi contoh dalam menjaga kualitas demokrasi dan edukasi publik melalui pemberitaan yang sehat serta bertanggung jawab.
“Kita ingin anggota IWO Indonesia Karawang menjadi wartawan yang hebat, cerdas, berintegritas, dan mampu menjaga nama baik organisasi maupun profesi jurnalistik,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh anggota untuk tetap membangun hubungan kemitraan yang harmonis dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, tanpa mengurangi sikap kritis pers.
Syuhada turut menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh anggota IWO Indonesia DPD Karawang:
1. Wartawan harus mengedepankan fakta dan verifikasi dalam setiap pemberitaan.
2. Kritik terhadap institusi harus disampaikan secara profesional dan solutif.
3. Hindari tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap profesi wartawan.
4. Jaga solidaritas, kekompakan, dan kehormatan organisasi.
5. Jadilah wartawan yang memberi edukasi dan manfaat bagi masyarakat.
“Pers yang kuat adalah pers yang dipercaya publik. Dan kepercayaan itu lahir dari integritas serta profesionalisme wartawan,” pungkasnya.
