Karawang – Dugaan pemerasan terselubung melalui penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan harga selangit Rp70.000–Rp90.000 meledak di SDN Bayur Kidul 1, Desa Bayur Lor, Kecamaya Kulon, Kabupaten Karawang.
Wali murid geram, merasa diperas di saat pemerintah janji pendidikan dasar gratis dan bebas pungli!
Orang tua siswa menjerit: dasar hukum harga gila ini apa? Kebijakan pendidikan murah ala pemerintah cuma omong kosong? "Kami minta dicek, tapi jangan sebut nama kami!" keluh seorang wali murid kepada media, Selasa (27/1/2026).
Rasa takut ini bukti nyata,sekolah intimidasi orang tua agar bungkam demi anak-anak mereka.
Praktik gelap ini tolak ukur transparansi nol besar,Media harus gerak cepat sebagai pengawas, cegah korupsi mini di dunia pendidikan yang seharusnya suci.
Hingga kini, kepala sekolah SDN Bayur Kidul 1 bungkam total, tak beri klarifikasi.
Ketua LSM Komite Pemantau Kinerja Aparatur Negara dan Hukum (KIPRAH) Ir Damsari SK angkat bicara atas persoalan ini mengatakan Disdikbud Karawang,Mana sikap tegasnya? Ini jelas langgar regulasi pendidikan gratis,aturan Menteri Pendidikan yang wajib ditegakkan, tegas nya.
Kasus ini menambah panjang daftar pungli sekolah rakus. Jika dibiarkan, bakal picu amarah massa,pungkas Damsari
Penulis : Adnan Siregar
